Mayoritas Yang Tertindas

Kau memaksa, dalam diri kami tersiksa

Bibir kau berburuk sangka

Dalam diri kami teruji asa sebagai anak bangsa

Ironi, pejabat makan uang rakyat

Pada hal usus sudah terurus

Namun masih saja rakus bagai tikus

Belum lagi, banyak hakim gila suap

Pada hal masih banyak rakyat yang hidupnya pengap

Karena pemerintah tidak tanggap

Bagai rakyat tak dianggap

Terujilah secerca asa

Saat kami melawan sendiri saudara bangsa

Kami, mayoritas yang tertindas

Selalu patuh asas namun dibalas

Dengan tembakan beringas oleh aparat

Jahat bagai barbar yang tak terpelajar!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s