Beda Pejuang Beda Pecundang

Setiap hari pelajaran kujalani
Terkadang dapat caci-maki
Yang menghujami sanubari hati
Tapiku berusaha tak peduli

Namanya juga hidup
Dimana pintu caci-maki tak tertutup
Tapi asa ini tak akan perna redup
Pasti itu selalu ada
Dan kadang timbulkan sesak di dada

Tak akanku menyerah
Tak akanku patah arah
Kulanjutkan dengan senyum ramah
Kukuatkan ragaku yang melemah
Tuk masa depan yang lebih cerah

Ku anak kuat
Pasti bisa lewati segala rintangan yang hebat
Caci-maki biarlah lewat
Kutanggapi dengan akal sehat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s