Batin yang Jenuh

Aku kembali membaca, menulis dan belajar
Di malam yang suntuk tak ada hiburan
Buku dan pena menjadi pengobat rasa sepi
Dikala tak ada yang memahami
Dikala mereka sibuk dengan urusan sendiri

Pada sunyinya kamar kecil ini
Aku bercerita pada batinku sendiri
Tentang semuah rasa sakit hati
Yang selalu bersemayam tanpa henti
Apa lagi ketika aku merasa sepi

Mungkin keluar melihat dunia luar
Bisa menjadi langkah besar
Untuk sembuhkan jiwa yang jenuh dan tepar
Terhadap semuah orang munafik berwatak kasar

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s