Ini Cara Jitu Belajar Tanpa Beban !

image

Ilustrasi buku. Sumber: www.
Universityexpress.co.id
kalian sebagai pelajar pasti perna yang namanya ngalamin terbebani sama rutinitasnya dan berbentrokan dengan waktu istirahat serta bermainnya.

Gue sebagai pelajar juga perna ngalamin tetapi setelah gaul sama temen-temen gue dan sharing pengetahuan dan melalui perenungan yang panjang akhirnya gue bisa ngehandle persoalan tersebut.

Nah, mau tahu apa aja caranya biar tetep bisa produktif dan ngga terbebani rutinitas sekolah? Check dibawah ini…..

Buat Buku Agenda
Iya, buku agenda ini penting banget lho ! Dengan adanya buku agenda ini lo bisa catet PR apa aja yang musti lo kerjain dan di hari apa lo bisa kumpulin.

Selain itu juga nih buku agenda berguna buat nyatet kegiatan lo yang lain kaya ngelakuin ekstrakulikuler, kerja kelompok dan juga waktu nongkrong biar lebih terjadwal.

Catatan: jangan lupa juga cantumin tanggal hari H nya lo bakal ngelakuin kegiatan tersebut di dalam buku agenda.

Manfaatin Waktu Break/Istirahat

Fix ! Pokoknya kalau di jam istirahat lo fokus have fun/bersenang-senang, makan kek ngemil kek tapi jangan mikirin pelajaran !

Biar materi pelajaran/atau PR lo itu lo kerjain di waktu semalamnya. Biar lo bisa lebih nyempetin waktu istirahat lo dengan benar. Otomatis dengan lo manfaatin waktu istirahat lo itu kondisi hati/mood lu jadi lebih bagus dan lo ngga bakal ngalamin gunjangan psikologis yang berarti saat udah masuk ke kelas buat belajar

Sekedar saran aje nih, pas lagi istirahat pastiin lu beli minum air mineral (jangan es teh manis) selain lebih sehat, air mineral jernih bisa nambah konsentrasi lo dan ini bisa nilai plus tersendiri saat lo lagi mencoba fokus belajar.

Sharing Sama Orang Tua/Teman

Ngga perlu sungkan atau malah buat sharing ke orang tua ataupun teman tentang materi yang kurang lo kuasain.

Coba minta orang tua/temen lo itu buat nyontohin cara ngerjain
tugasnya karena kalau cuma disekedar disampein lewat kata-kata ngga begitu meresap di dalam otak.

Garis Bawahi Pokok-Pokok Materinya

Lo ngga perlu baca materi pelajarannya dari berbagai halaman. Cukup garis bawahi aja pokok-pokok kalimatnya.

Setelah itu hafalkan kalimat-kalimat yang udah digarisbawahi itu biar lo paham materinya.

Oke, itulah hal-hal gue bisa sampein di postingan blog gue kali ini. Jangan sungkan buat kasih opini lo di kolom komentar. Semoga bermanfaat !

Baca juga: Belajar Asik dan Efektif
Sebelum Tidur, Perhatikan Hal-Hal Ini
Stres, Sebuah Renungan

Sensasi, Pembodohan dan Kritik Untuk Fenomena Kekinian

image

Anak-anak Hits yang sedang mencoba populer dengan sensasi. Wajah sengaja disensor untuk menjaga privasi.

Sekarang ini pasti kita ngga asing dengan Kata “Hits dan “Kekinian”. Istilah-istilah itu paling terkenal di sosial media terutama Instagram. Kalau kalian jelajahin kolom pencarian di Instagram dengan Hastag #Kekinian atau bisa juga #gaulkekinian kalian bakal menemukan banyak anak muda (yang notabane pelajar) yang berpose aneh-aneh, dengan seragam sekolah ketat/pakaian mini yang menunjukan leku tubuh. Ngga jarang juga mamerin gaya hidup mewah borjuis. Yang gue heranin, mereka upload foto-foto dengan pose vulgar dan make seragam sekolah yang dah dipermak ketat tapi ngga dikasih teguran atau sanksi sama pihak sekolahnya.
Entah karena pihak sekolahnya ngga mengawasi para pelajarnya lewat sosial media atau apatis terhadap perilaku moral mereka.

Biasanya mereka mamerin barang mewah kaya smartphone Iphone dan ngga lupa juga foto di dalam mobil ! Biar dianggap kaya dan berada.

Disini gue prihatin banget dengan sikap mereka yang apatis dan narsis itu. Selain itu dengan mereka pamerin kekayaan yang mereka punya entah itu Iphone atau baju mahal bakal menimbulkan kecemburuan sosial di kalangan kaum kelas bawah/proletar dan berpotensi besar mengakibatkan chaos (kerusuhan).

Berikut gue akan infoin bahaya apa aja yang ditumbulin dari fenomena kekinian ini:

Mengganti Orientasi Anak Muda
Dengan adanya fenomena kekinian ini bakal ngebuat anak muda menjadi berorientasi sama uang, kemewahan dan cuma peduli penampilan luar/kulitnya saja.

Sementara mereka bersikap apatis sama krisis moral yang terjadi sama bangsanya, bakal acuh sama masa depan bangsanya sendiri karena lebih popularitas semata !

Seperti yang kita ketahui bahwa generasi muda itu adalah tulang punggung suatu bangsa. Kalau generasi mudanya bejat bangsa tersebut akan hancur dengan sendirinya.

Membebani Keluarga
Kalau kita perhatikan anak-anak Hits itu datang dari keluarga kelas atas yang pastinya ngga sulit buat ngebeliin anak-anaknya barang mahal kaya Iphone.

Tapi bakal jadi masalah tersendiri alau anak Hits itu datang dari kelarga kelas mengah kebawah. Bisa dibayangin dong kalau dia minta barang-barang mewah khas kaum borjuis tapi penghasilan orang tuanya cuma cukup untuk kebutuhan primer.

Nah, inilah yang menciptakan masalah sosial yang baru. Ngga jarang anak Hits yang keinginannya ngga diturutin karena orang tuanya ngga punya biaya yang cukup, memilih jalan pintas seperti menjadi Pekerja Seks Komersial (PSK) !

Di daerah gue sendiri banyak banget yang maksain keliatan Kekinian dan Hits dengan jadi PSK biar dapet modal yang cukup buat jadi anak Hits.

Menjadi Aib dan Sampah Masyarakat
Udah barang pasti mereka bakal sampah masyarakat. Dengan siklus hidup mereka yang shopping-foto-pamer di sosial media membuat keterampilan, intelegensi dan daya pikir mereka menurun drastis karena jarang dilatih.

Bukti kongkrit dari anak Hits yang jadi sampah masyarakat adalah Awkarin atau yang bernama asli Karin Novilda. Ia menjadi viral di sosial media karena sensasinya yang selalu mengumbar foto vulgar dan kata-kata kasar. Belum cukup sampai disitu, ia juga sempat memplesetin dan menghina lagu Indonesia Raya dengan kata kasar yang berujung pelaporan lewat petisi online oleh seorang netizen. Bagi yang ingin ikut memberi petisi,  klik link ini

Terlebih lagi followers dan penggemar si Awkarin ini banyak banget yang notabane masih remaja.

Dia bisa menjadi role model atau panutan yang buruk buat anak muda. Mereka bakal berpikir kalau melecehkan lambang negara sebagai hal biasa dan menghilangkan rasa hormat sama negaranya sendiri !

Gue sebagai anak muda prihatin banget dengan fenomena ini. Anak-anak Hits cuma mikirin dapet perhatian dan bisa popular di sosial media tanpa memperhatikan dampaknya. Dan ini yang gue sebut sebagai pembodohan masa modern !

Kasih opini lo di kolom komentar iya 🙂 siapa tahu bisa jadi bahan diskusi. Makasih banyak udah baca artikel gue. Semoga bermanfaat !

Baca juga: Tips Jitu Biar Ngga Baper Sama Hinaan
Sensasi Picisan dan Kritik Untuk Awkarin
Wacana Naiknya Harga Rokok, Momentum Bagus?

Punk dan Sisi Positifnya

Bagi orang awam yang mendengar kata itu pasti langsung terbersit dengan segerombolan anak uraka bercelana ketat dan berambut mohawk yang selalu meresahkan masyarakat dengan keonarannya. Pada jika kita berpikir jernih, punk yang sebenarnya bukan seperti itu ! Punk yang selalu digambarkan masyarakat awam hanya punk poser/punk yang palsu (yang cuma ikut-ikutan). Punk yang sebenarnya adalah ideologi pemberontakan yang beretoskan semangat kemandirian DIY (Do It Yourself) atau kurang lebih artinya lakukan dengan dirimu sendiri. Kali ini gue akan membahas apa aja sisi positif yang bisa kita ambil dari ideologi Punk.

Punya Semangat Kemandirian Tinggi
Mungkin disaat orang-orang menengah kebawah memilih mengemis dan meminjam uang kesana-kesini, tidak demikian dengan anak-anak Punk.

Mereka mencoba memakai uang tabungan mereka dari mengamen atau ngegigs untuk berbisnis berbagai macam
merchandise seperti kaos, jaket dan gelang. Dari menjahit sampai mewarnai jaket mereka lakukan sendiri tanpa ketergantungan korporasi atau orang lain.

Semangat Solidaritas yang Tinggi
Mereka (anak-anak Punk) juga mempunyai solidaritas yang tinggi. Berdasarkan apa yang gue lihat di forum internet para anak punk mengaku punya solidaritas yang tinggi dan ngga mau membiarkan teman mereka sendiri kesusahan. Ibaratnya kalo temennya blom makan dia bakal dengan senang hati nyariin makanan biar bisa makan bareng-bareng.

Selain itu juga penulis seorang punk (tanpa rambut mohawk, hehehe) dan punya teman punk. Dan saat kita nongkrong ngga ada yang boleh asik sendiri sama gadgetnya. Juga ngga ada yang boleh ngopi sama ngemil sendiri, dia rela ngeluarin uangnya buat beli kopi dan cemilan untuk kehangatan kebersamaan nongkrong.

Solusi Untuk Masalah Pengangguran
Kalau ada yang bilang para anak Punk itu urakan dan pengangguran, maka dia salah besar. Punk justru antitesa dari pengangguran. Definisi pengangguran:
Pengangguran atau tuna karya adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak (id.wikipedia.)

Nah justru kan Punk selalu berusaha berkarya, menjual berbagai merchandise, menghemat uang dari hasil ngamen/atau ngegigs untuk kebutuhan sehari-harinya. Mereka mengatasi masalah pengangguran dan ekonomi dengan cara kegigihan dan keterampilan seni yang luar biasa.

Punk bisa sangat berguna bagi kelompok mereka sendiri maupun masyarakat umum dan negara karena bisa mengatasi permasalahan kompleks seperti pengangguran dan kemiskinan karena etos DIY mereka.

Pemerintah bisa membantu eksistensi mereka dengan memberi suntikan modal kepada setiap komunitas Punk di berbagai daerah untuk mendukung industri keterampilan rumahan mereka. Selain itu juga pemerintah dapat memberi edukasi ke masyarakat bahwa Punk tidak melulu soal mabuk-mabukan atau kegiatan urakan. Punk mempunyai sisi positif yang harus digali dan sisi negatif yang harus ditinggalkan. Pemerintah dapat membantu mengubah mindset atau pola pikir masyarakat awam yang negatif tentang Punk.

Kritis dan Peka
Sikap anak-anak Punk yang suka mengkritik kebiasaan negatif masyarakat yang konsumtif serta kebijakan pemerintah yang sewenang-sewenang dapat mendidik orang-orang agar berpikir kritis dan peka dengan persoalan yang terjadi agar tidak tinggal diam dan membukam mulut.
Referensi:
http://googleweblight.com/?lite_url=http://andesmario91.blogspot.com/2012/10/makalah-2-perilaku-sosial-anak-punk.html?m%3D1&ei=U7rAOMbs&lc=id-ID&s=1&m=916&host=www.google.co.id&ts=1472812239&sig=AKOVD67-B3pPdJzQt14NAvojubLi1BF5Fw

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Pengangguran

Baca Juga:

Hobi Kecil Penuh Manfaat
Stres Sebuah Renungan
Perhatikan Hal-Hal Ini Sebelum Tidur
Antara Desa dan Ibu Kota