Mario, Persekusi dan Arogansi Ormas Agama

image

Mario dan ibunya. Sumber: bbcindonesia.con

Jujur, saya prihatin banget dengan aksi persekusi yang dilakukan oleh para anggota FPI terhadap Mario Alvian (15), anak yang masih dibawa umur.

Mario menjadi korban kekerasan arogansi ormas agama karena ia dituduh melecehkan agama Islam dan FPI (Front Pembela Islam) dengan menyebut bahwa organisasi tersebut diisi oleh orang-orang pengangguran.

Saya tidak membenarkan apa yang dilakukan Mario. Tapi merespon sarkasme dengan kekerasan adalah hal bodoh !

Para anggota ormas FPI tersebut seharusnya mengedepankan dialog dan musyawarah yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Bukannya dengan melakukan kekerasan yang dilakukan dengan keroyokan. Apa lagi yang menjadi korban adalah anak dibawah umur. Yang psikologisnya bisa terguncang hebat apa bila diintimidasi dengan kekerasan.

Yang sebetulnya menista agama adalah mereka sendiri. Mereka menistakan agamanya sendiri dengan mempertonkan akhlak barbar. Pada hal Nabi Muhammad sendiri saat menyebarkan syiar agama Islam sering mendapat penolakan dan hujatan. Tapi beliau membalasnya dengan kebaikan dan kelembutan. Sayangnya orang-orang FPI ngga belajar dari hal ini.

Maka saya kira sudah sepatutnya kita menolak bungkam atas semuah kasus kekerasan yang berdalih nilai-nilai agama. Karena saat kita hanya diam, cepat atau lambat mereka akan menguasai negeri ini. Dan buat lebih banyak lagi kedzholiman atas nama tuhan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s